Karya AmdanRA
Tak terasa waktu semakin senja
Bumi semakin tua dan merana
Orang orang mulai tuli dan lupa
Sekarang siapa yang tau apa
Tidak ada rasa tidak ada cinta
Bersiaplah kemurkaan sang pencipta
Akan ada tanya yang tak ada jawabnya
Sekarang sudah mulai terasa
dimana-mana
Bencana tak kunjung reda
Perbuatan tercela sudah menjadi biasa
Anak-anak tak lagi tertawa ceria
Sakarang tertawa bisa berupa kata-kata
Bola tak lagi tersentuh jiwa
Layang-layang sudah lama tidak mengudara
Inikah dunia kita, kawan?
Aku, Kau, Dia dan Kita semua sudah seperti robot yang terikat oleh batrenya
Tak lepas sedikitpun kepala menunduk melihat logam yang percahaya
Anak Muda menggila kesetanan tak punya lagi adat istiadat dan etika
Kata kata tak lagi sama makna
Lidah tak bisa berbicara dengan semestinya
Kertas berangka lebih berharga dari pada nyawa
Salah siapa? Siapa yang salah? Yang salah sapa punya nama, nama tertuduh belum tentu dia yang rasa
Kawan jangan salahkan siapa siapa?
Salah diri kita yang membuat semuanya gila
Salah diri kita yang membuat alam murka
Salah diri kita yang membuat tuhan tak suka
Sebelum.... Sebelum....
Sebelum.... Batu, rumput, tanah, air dan awan yang melayang di udara menjadi malam petaka
Kita masih ada waktu untuk memperbaikinya
Sebelum Tuhan membuat berubah murka
Salahkan dulu diri anda sendiri sebelum anda melihat nyawa di depan mata.
Agustus 2020
.png)
Komentar
Posting Komentar